Keren...Sapu Glagah Purbalingga Tembus Pasar Ekspor

PURBALINGGA – Memasuki Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja kota Purbalingga, kita akan menjumpai kios kios di pinggir jalan yang menjual sapu glagah. Desa Karangreja memang kaya dengan tanaman glagah yang menjadi bahan dasar pembuatan sapu lantai ini.

Sapu glagah produksi Desa Karangreja memiliki ciri khas bergagang bambu. Bambu untuk gagang sapu  didatangkan langsung dari kota Wonosobo. Sedangkan untuk modelnya tersedia beberapa pilihan yang menarik seperti; sapu glagah Kipas, SMS (sapu miring sebelah), Manohara, Lakop, Lidi, Udang Rotan, Milon, Ceplok, dan Rotan.

Ahmad Sutaryo (60) warga dusun Kedoya desa Karangreja, menjelaskan bahwa di kampunya banyak pengusaha kecil dan besar yang masih berproduksi sapu glagah.

Sumber : https://jateng.tribunnews.com/

“Saya sendiri di bantu oleh 40 - 50 orang tetangga, Alhamdulillah bisa menggarap 2000 sampai 2500 buah lebih perharinya, dan kami juga dibantu anak-anak SMP sepulang sekolah, mereka membuat sapu, lumayan buat uang saku," katanya kepada PURBALINGGATIMES, Kamis (25/2/2016).

Produksi sapu glagah Sutaryo mampu memasok kebutuhan pelangganya di wilayah Jawa, Sumatra dan Kalimantan. Bahkan dalam sebulan, Sutaryo bisa mengirim satu sampai dua kali untuk di ekspor  ke Taiwan, Thailand, Singapura, Malaysia, dan India.

Sutaryo di bantu salah satu putranya Yusuf, bertekad terus menekuni usahanya yang telah berjalan hampir 15 tahun. Bahkan keduanya memiliki cita-cita bisa mendirikan pabrik secara permanen sekalipun kecil.

“Supaya, kami bisa menampung para pengrajin dan berproduksi lebih baik, dan bangunan ini akan di jadikan tempat untuk memajang hasil sapunya saja agar lebih menarik”. Kata Yusuf  sambil menunjukan lahan yang akan di jadikan pabrik sapunya. (*)

.
.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top